Sosialisasi Sertifikasi Halal Kepada 39 UKM Bangka Selatan

Toboali – Sosialisasi sertifikasi halal diadakan oleh Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka Selatan di Gedung PKK yang dihadiri Direktur LPPOM MUI Babel Nardi Pratomo, staff ahli bupati bidang kesejahteraan dan sumber daya manusia Ir. Suryadi Budi Setyo, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kab. Bangka Selatan Basu Priatna, SP., MM Sekretaris LPPOM MUI Babel M. Ihsan serta 39-an pelaku UKM. Rabu(14/08/19)

Kegiatan sertifikasi halal ini, menurut Direktur LPPOM MUI BabelNardi Pratomo, Sertifikasi halal ini sangat bermanfaat bagi kemajuan UKM sehingga meningkatkan Omset yang diperoleh UKM. Sehingga diadakan sosialisasi sertifikasi halal yang bertujuan memberikan informasi kepada para pelaku UKM terkait proses untuk mendapatkan sertifikasi halal sangat gampang, mudah dan simple. hanya saja yang sangat penting diperhatikan ialah dilihat dari bahan baku, kemasan, kebersihan, dan lain-lain, sehingga sertifikasi ini diawali dengan kegiatan sosialisasi. Setelah sosialisasi ini berlangsung, teman-teman UKM bisa menyiapkan syarat apa saja, dan nantinya para auditor yang ditugaskan dari LPPOM MUI Babel akan meninjau ke lokasi melihat dari dekat seperti bahan baku sampai kemasan. Sehingga tidak perlu banyak dilakukan revisi karena sudah sesuai dan siap semuanya.

“Adapun kegiatan sertifikasi halal ini gratis karena mendapat bantuan penuh dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka Selatan. Biasanya untuk satu sertifikasi halal dikenai biaya, pada kesempatan ini karena mendapat bantuan dari Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Bangka Selatan maka tidak dipungut biaya apapun.” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris LPPOM MUI Babel M. Ihsan menjelaskan, sosialisasi ini merupakan strategi yang bagus untuk memudahkan pelaku UMKM mempersiapkan diri lebih baik lagi. Sehingga hal ini bisa dikatakan sebagai upaya untuk membangun ketahanan pangan di Babel yang secara legal halal menjadi sangat penting. “Kegiatan ini merupakan fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Babel yang sangat kami apresiasi, karena dalam UUD nomor 33 tahun 2014 yang akan segera digulirkan sekitar bulan Oktober, semua produk halal di Indonesia harus memiliki sertirikat halal,” ungkap

Berdasarkan prosesnya memiliki 11 kriteria yang menjadi hal sangat penting untuk mendapatkan sertifikasi halal diantaranya, Bahan, produk dan fasilitasi produksi. “Problem yang biasanya terjadi seperti bahan baku, tempat, penelurusan bahan baku dibeli dari mana, sudah bersertifikat atau belum, maka kalau ada pembinaan seperti ini mereka bisa menyiapkan diri secara matang,” tandasnya.

Penulis : Aqwam
Fotografer : Fredy

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.