MUI Babel Gandeng Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kab. Belitung Gelar Sosialisasi Koperasi Syariah

Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kab. Belitung bersama Majelis Ulama Indonesia Bangka Belitung melakukan Sosialisasi Koperasi Syariah, bertempat di PLUT KUKM. Kamis 11 Juli 2019, Tanjung Pandan

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Umum MUI Babel, Drs. Ahmad Luthfi, Bendahara MUI Babel, Nardi Pratomo dan 15 perwakilan Koperasi Kab. Belitung

Sekretaris Umum MUI Babel mengatakan bahwa dengan adanya koperasi ini diminta untuk mempersiapkan diri, baik dari sisi management, keanggotaan maupun sistem yang dijalankan dengan prinsip syariah.

”Karena dengan beralihnya ke berbasis syariah maka benefit rizki yang diperoleh halal sehingga mendapatkan banyak keberkahan berupa : Mendatangkan keberkahan, telah melaksanakan satu kewajiban, menggugurkan dosa-dosa, mendapatkan cinta ilahi, dihindarkan dari api neraka, kemudahan dan rizki yang tidak disangka, dijanjikan surga,” jelasnya.

Bendahara MUI Babel, Nardi Pratomo mengatakan sudah ada beberapa koperasi di Babel yang berbasis syariah, namun belum memenuhi syarat. Sehingga dengan diadakannya sosialisasi koperasi syariah, diharapkan 15 Koperasi yang hadir dalam kegiatan ini dapat beralih dari konvensional ke berbasis syariah.

Maka MUI Babel bekerja sama dengan Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Tenaga Kerja Kab. Belitung mengundang cikal bakal koperasi syariah di kab. belitung, untuk mengorganisir mereka yang hendak mengkonversi dari koperasi konvensional ke koperasi syariah.” kata Nardi.

Dalam sosialisasi ini pelaku koperasi banyak yang bertanya bagaimana cara dan metode untuk mengubah dari koperasi konvensional ke syariah tetapi selama ini masih terbatas pengetahuan mengenai pendirian koperasi syariah. Pasalnya, memang mempunyai beberapa syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi.

Terlebih dahulu jauhkan tujuh transaksi yang haram: transaksi riba, gharar (ketidakpastian), dharar (penganiayaan), maysir (perjudian), maksiat, suht (barang haram), dan risywah (suap),” ujar Nardi.

Dengan terhindarnya transaksi haram ini akan lebih mudah untuk mengkonversi koperasi konvensional menjadi koperasi syariah namun tidak sebaliknya. MUI Babel akan membimbing dan membina koperasi koperasi yang ini mengkonversi menjadi koperasi syariah.

Penulis : Aqwam

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.