LPPOM MUI Babel Gelar Sosialisasi Sertifikasi Halal Kepada UMKM 5 Kabupaten

Direktur  LPPOM MUI Babel,  Nardi Pratomo saat sosialisasi sertifikasi halal di Lantai 3 Kantor MUI Babel, Pangkalpinang, Sabtu (22/06/2019). 

Sekitar 20-an pelaku UMKM mengikuti kegiatan sosialisasi  sertifikasi halal, yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi Babel dan LPPOM Babel. Peserta adalah mereka yang berhasil terseleksi untuk sertifikasi halal.

Kegiatan sertifikasi halal ini, menurut Direktur LPPOM MUI Babel Nardi Pratomo, Sertifikasi halal ini sangat bermanfaat bagi kemajuan UMKM sehingga meningkatkan Omset yang diperoleh UMKM.

Sehingga diadakan sosialisasi sertifikasi halal yang bertujuan memberikan informasi kepada para pelaku UMKM terkait proses untuk mendapatkan sertifikasi halal sangat gampang, mudah dan simple. hanya saja yang sangat penting diperhatikan ialah dilihat dari bahan baku, kemasan, kebersihan, dan lain-lain, sehingga sertifikasi ini diawali dengan kegiatan sosialisasi.

Setelah sosialisasi ini berlangsung, teman-teman UMKM bisa menyiapkan syarat apa saja, dan nantinya para auditor yang ditugaskan dari LPPOM MUI Babel akan meninjau ke lokasi melihat dari dekat seperti bahan baku sampai kemasan. Sehingga tidak perlu banyak dilakukan revisi karena sudah sesuai dan siap semuanya.

Adapun kegiatan sertifikasi halal ini gratis karena mendapat bantuan penuh dari Pemerintah. Biasanya untuk satu sertifikasi halal dikenai biaya, pada kesempatan ini karena mendapat bantuan dari Pemerintah maka tidak dipungut biaya apapun.

“Sesuai komitmen Gubernur dan Wagub tahun 2017-2022, kami diminta untuk memfasilitasi 68  produk halal dari bantuan dana hibah ,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur  LPPOM MUI Babel Denny Syahputra menjelaskan, sosialisasi ini merupakan strategi yang bagus untuk memudahkan pelaku UMKM mempersiapkan diri lebih baik lagi.

Sehingga hal ini bisa dikatakan sebagai upaya untuk membangun ketahanan pangan di Babel yang secara legal halal menjadi sangat penting.

“Kegiatan ini merupakan fasilitasi dari Pemerintah Provinsi Babel yang sangat kami apresiasi, karena dalam UUD nomor 33 tahun 2014 yang akan segera digulirkan sekitar bulan Oktober, semua produk halal di Indonesia harus memiliki sertirikat halal,” ungkap Denny Syahputra.

M Ihsan selaku slSekretaris LPPOM MUI Babel menambahkan, dalam prosesnya memiliki 11 kriteria yang menjadi hal sangat penting untuk mendapatkan sertifikasi halal diantaranya, Bahan, produk dan fasilitasi produksi.

“Problem yang biasanya terjadi seperti bahan baku, tempat, penelurusan bahan baku dibeli dari mana, sudah bersertifikat atau belum, maka kalau ada pembinaan seperti ini mereka bisa menyiapkan diri secara matang,” tandasnya. 

Penulis : Aqwam

Fotografer : Gustian

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.