LPPOM MUI Babel Ingatkan UMKM Jangan Bohongi Masyarakat

PANGKALPINANG, www.wowbabel.com,– Direktur Pengkajian Pangan, obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia Provinsi Bangka Belitung (LPPOM MUI Babel), Nardi Pratomo mengimbau para usaha mikro kecil menengah (UMKM) untuk segera memperpanjang sertifikat halal.
Jika belum, maka para pelaku usaha diminta mencabut logo halal terlebih dahulu.

“Kalau UMKM saat ini belum mengurus sertifikat sebaiknya jangan berani pasang logo halal atau sudah habis sertifikat halalnya mohon dicabut logo halal kalau terpasang pada spanduk makan spanduk harus dicabut,”ujar Nardi di kantor MUI Babel, Jumat (3/7/2020).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bila ada yang masih memasang tetapi sudah habis masa berlakunya, maka hal itu bisa dilaporkan siapapun lantaran dinilai sebagai pembohongan.

“Karena kewajibannya per dua tahun harus diperpanjang dan  diperiksanya itu tidak susah, kita hanya mengecek kesesuaian bahan. Kalau ada yang bila sertifikat halal mahal ya, karena dia tidak tahu cara pakainya karena bisa dipakai seluruh dunia,” kata Nardi.

Ia menyebutkan beberapa waktu lalu harga perpanjangan diberikan subsidi dengan hanya membayar Rp 950 ribu saja.

Padahal, harga normal biasanya untuk wilayah kota Pangkalpinang seharga Rp 1,6 juta, di luar Pangkalpinang Rp 1,7 juta dan luar pulau Rp 1,8 juta. Sedangkan harga untuk pembuatan sertifikat baru kisaran Rp 2,5 – 4 juta sesuai kategori yang ada

“Saat audit dilakukan oleh para saintis lulusan S1 atau S2, dan S3 bidang pangan. Selanjutnya dibawa ke sidang fatwa para ulama. Kalau pun ada yang mempermasalahkan (sertifikat halal UMKM) bila masih dalam masa berlaku, maka MUI akam membatu UMKM tersebut selama dia benar,” ungkapnya.

Sampai saat ini, dari sekitar 1500 UMKM yang terdaftar memiliki sertifikat halal, ada sekitar 300 UMKM yang belum melakukan perpanjangan,” tutupnya. (wb)

https://www.wowbabel.com/2020/07/04/lppom-mui-babel-ingatkan-umkm-jangan-bohongi-masyarakat

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.